Kamis, 31 Maret 2016

Berikut adalah contoh singkat dari storyboard dari kasus saya, yaitu:
"Perancangan aplikasi pemodelan 3D dalam pemilihan pakaian pada Toko Distro Clothing"


Keterangan :
1. User/konsumen memilih model pakaian yang tersedia pada toko tersebut.
2. Kemudian memasukkan pakaian yang telah dipilih kedalam model manusia dalam bentuk 3D untuk setengah badan.
3. User juga dapat memasukan pakaian kedalam model 3D yang fullbody.
4. Setelah cocok, konsumen dapat memilih menu beli diaplikasi tersebut.

Posted on 10.07 by Unknown

No comments


Menurut apa yang sudah saya pelajari, bahwa pengertian dari Storyboard adalah gambaran sketsa alur ide cerita pada sebuah film maupun animasi yang dibuat sesuai dengan naskah yang dibuat. Pembuatan storyboard bertujuan untuk memudahkan dalam menyampaikan ide kita kepada orang lain, agar orang lain dapat memahami dengan mudah ide yang ada.

- Langkah-langkah membuat Storyboard
  1. Buat dan jelaskan secara singkat cerita dari ide kita, cerita tersebut haruslah berurutan atau secara       sesuai kronologisnya.
  2. Lalu buat daftar urutan adegan yang utama sesuai urutan dari kronologis cerita (Timeline) dari             awal sampai akhir.
  3. Lanjut berilah nomor dalam setiap cerita atau deskripsinya agar mudah dimengerti alurnya.
  4. Kemudian langkah yang sudah diberi nomor periksalah kembali keluarkan langkah langkah yang       dianggap tidak membantu kita dalam menerangkan cerita dan tambahkan langkah langkah yang           kita anggap kurang.
  5. Buatlah sebuah chart untuk menampung storyboard kita.
  6. Inilah langkah yang penting yaitu membuat sketsa/gambar mengenai deskripsi dari langkah                 langkah yang telah kita buat tadi. Ingat! Alangkah lebih bagus dan menariknya jika kita                       mengambil gambar dari sudut yang berbeda ( menggunakan teknik pengambilan gambar)
      Dalam menggambarkan sketsa storyboard tambahkanlah informasi berikut:
       -Komposisi (pencahayaan, latar depan/latar belakang, palet warna, dll.)
       -Sudut pengambilan gambar oleh kamera (tinggi atau rendah)
       -Jenis pengambilan film/shot (wide shot, close-up, over-the-shoulder shot,tracking shot, dll.)
       -Properti (objek dalam kerangka)
       -Aktor (orang-orang, binatang, kartun yang sedang berbicara, dll)
       -Efek khusus

Posted on 09.28 by Unknown

No comments